4 Jejak Emas yang Tertinggal di Konser Musik JogjaRockarta 2017

4 Jejak Emas yang Tertinggal di Konser Musik JogjaRockarta 2017

Buat pecinta genre musik rock, event konser musik JogjaRockarta bulan September 2017 lalu ninggalin banyak jejak emas. Event itu dimeriahkan oleh band rock terkenal dari Indonesia dan mancanegara, seperti Dream Theater, PAS Band, God Bless, dan lain-lain. Buat yang enggak hadir, kamu masih bisa kok nyicipi 4 jejak emas ini.

  1. Kedatangan Dream Theater

Disebut-sebut sebagai band metal-rock paling tekemuka di permukaan bumi, 2 hari event dijalanin, antusias para audien enggak susut. Justru menggelora pas James LaBrie, John Petrucci, Jordan Rudess, John Myung, dan Mike Mangini muncul dan menguasai panggung. Terutama waktu LaBrie kasih sambutan dengan bahasa Indonesia.

Mereka bawain lagu andalan, seperti “As I Am” dan “Train of Thought”. Enggak cuma lincah mainin lagu sendiri, LaBrie cs juga sukses bawain lagu “Mater of Puppet” karya Metallica. Dua hari berturut-turut konser di Jogja ini rupanya enggak bikin mereka kehilangan tempat. Justru makin diburu penggemar dari Tanah Air.

  1. Ketika Jordan Rudess Main Lagu Gundul-Gundul Pacul

Penampilan Dream Theater makin bikin para penonton terbawa emosi. Apalagi secara enggak terduga Jordan Rudess yang posisinya sebagai pemain keyboard, memainkan not-not lagu Gundul-Gundul Pacul. Buat kamu yang asli Jawa pasti akrab banget sama lagu ini. Gara-gara itu, penonton yang hadir bareng-bareng nyanyiin lagu khas Jawa itu.

Denger-denger, rupanya menjelang konser hari pertama Jordan Rudess diajarin oleh Dewa Budjana (Gigi) tentang lagu itu. Hebatnya, dalam waktu singkat Jordan Rudess langsung bisa ngapalin. Tapi sayang, Dewa Bujana enggak menyaksikan langsung soalnya keburu konser musik di tempat lain nemenin Glen.

  1. Berbaurnya Musisi Rock Legendaris Indonesia dan Mancanegara

Buat para pecinta musik rock, event itu berarti besar bagi mereka. Soalnya jarang banget ada musisi legendaris ngumpul satu panggung. Ibarat permen dinamit, semriwing di luar, meledak di dalam. Musisi yang hadir mulai dari Power Metal, Roxx, Dream Theater, God Bless, PAS Band, Burgerkill, Something Wrong, dan Death Vomit.

Kesemuanya unjuk gigi bawain lagu-lagu terbaik mereka. Bahkan dalam rangka menghormati veteran lagu rock di Indonesia dan dunia, masing-masing nyanyiin lagu musisi rock lainnya. Keseriusan itu bikin area konser bak lautan api yang mengguncang semangat jiwa anak-anak muda. Semua tumpah dalam wadah semangat yang sama.

  1. Penampilan God Bless yang Keterlaluan

Sebelum tampil, Ahmad Albar berjanji tampil all out di hadapan Dream Theater dan penonton. Jarang banget God Bless sebertenaga itu di malam JogjaRockarta. Sampai-sampai 12 lagu yang mereka bawain enggak ada setrip minus sama sekali. Semua dibawain dengan penuh gaya dan emosional. Mereka sukses getarkan panggung.

Meski usia mereka enggak lagi bisa dibilang muda, tapi penampilan malam itu mencerminkan semangat muda di jiwa mereka masih tersimpan. Kualitas yang ditampilkan enggak kalah dengan Power Metal, musisi rock legendaris Indonesia yang tampil lebih dulu. Apa diem-diem kamu nyesel enggak nonton? Yang sabar, ya.

Berkat event musik rock di Jogja itu, penggemar rock baru bermunculan. Mereka cukup tahu kalau rock bukan cuma pamer kebisingan, tetapi banyak nilai seni di dalamnya. Terutama buat kaum muda. Pesan dari musik rock sangat jelas, “Anak muda enggak boleh loyo. Semangat! Hentakkan kaki, bangkitkan nyali, bernyanyi, dan berteriaklah!”